WATER HYDRANT SYSTEM

hydrant-system-indonesia

Fire hydrant system adalah perangkat pemadam kebakaran untuk skala api besar atau kebakaran besar, misal kebakaran gedung, pabrik, gudang, rumah, apartment, hotel, rumah sakit, tangki minyak, dsb, yang dioperasikan secara manual oleh manusia. Air adalah media yang digunakan sebagai bahan dasar pada sistem pemadam hydrant. Secara global, air merupakan sumber daya alam yang paling berlimpah dan air juga merupakan unsur zat paling dasar serta paling dominan untuk melenyapkan api. Selain murah, air juga sangat mudah didapat.

Bila diterapkan dengan benar, air sangat efektif dalam menyerap panas dan memadamkan api atau kebakaran. Atas dasar dan kenyataan tersebut, pemadam kebakaran di seluruh dunia mendasarkan operasi utama mereka dengan memanfaatkan air sebagai bahan pemadam api.

3d-installasi-hydrant-system

Kami mengakui, bahwa pemasangan sistem hydrant memang membutuhkan modal serta biaya yang cukup besar, namun kelangsungan sistem hydrant atau lifetime sistem hydrant biasanya mampu bertahan antara 70 hingga 100 tahun. Sebuah sistem yang dirancang dan terpasang dengan baik, merupakan investasi jangka panjang dalam pencegahan dan penanggulangan keselamatan kebakaran pada bangunan fisik properti anda. Dan untuk perencanaan penggunaan dalam jangka panjang harus dilakukan dengan standard teknik yang tepat.

Pada dasarnya, sistem kerja hydrant system diadopasi dari sistem kerja plumbing. Plumbing itu sendiri dapat diartikan sebagai suatu sistem pemipaan pada suatu bangunan/area/kawasan yang segala sesuatunya berhubungan dengan pipa, saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Baik itu sistem pemipaan air bersih, sistem drainase, maupun sistem hydrant & sprinkler.

Namun pada sistem hydrant lebih memiliki spesifikasi khusus yang perlu jadi perhatian serius. Mulai dari teknik pemasangan, teknik penghitungan/kalkulasi tekanan air, teknik penempatan, hingga aturan-aturan standarisasi teknis yang telah ditetapkan oleh asosiasi dunia, yaitu Standard NFPA (National Fire Protection Association).

INDOREED dengan senang hati membantu Anda mulai dari perencanaan, pengadaan equipment hydrant, installasi pemasangan hingga testing & commissioning dari sistem hydrant tersebut. Hal tersebut mencakup kepada semua bidang desain, pemilihan peralatan, pengaplikasian hydrant dan sistem instalasi untuk berbagai area yang dianggap berpotensi memiliki bahaya kebakaran, sesuai dengan Standard NFPA 14 dan untuk pemilihan pompa kami juga sesuaikan dengan Standard NFPA 20. INDOREED menyiapkan tim teknisi khusus untuk hydrant yang dapat menguji dan maintenance sistem hydrant Anda sebagai bagian dari program pemeliharaan tahunan Anda.

 

PUMP ROOM HYDRANT SYSTEM

Pada system pemadam hydrant, disarankan menggunakan 3 (tiga) pompa dan motor penggerak untuk menyedot air dari tandon/reservoir untuk dialirkan ke installasi pipa hydrant.

jockey pump hydrant, electric pump hydrant, diesel pump hydrant

1. Jockey Pump.

Pompa ini berfungsi untuk menstabilkan tekanan air di dalam installasi hydrant. Dan hanya bekerja jika tekanan debit air di dalam installasi pipa menurun antara 4 hingga 6 bar. Misal terjadi kebocoran yang diakibatkan oleh salah satu output hydrant pillar dibuka, atau memang saat terjadi insiden kebakaran.

Apabila tekanan air terus menurun melebihi batas tersebut, Jockey Pump akan menghentikan aktifitasnya dan secara otomatis Electric Pump akan bekerja meneruskan fungsi dari Jockey Pump.

2. Electric Pump.

Pada dasarnya Electric Pump memiliki fungsi yang sama dengan Jockey Pump, hanya saja Electric Pump mampu memberi tekanan debit air yang lebih besar terhadap air untuk disalurkan ke installasi pipa hydrant. Electric Pump mampu menstabilkan tekanan dan menyalurkan tekanan debit air hingga 6-10 bar ke dalam installasi pipa hydrant. Sumber utama tenaga Jockey Pump & Electric Pump menggunakan power listrik dari PLN.

Saat terjadi insiden kebakaran, faktor keselamatan menjadi hal yang sangat penting dalam situasi ini. Begitu banyak kemungkinan yang bisa terjadi akibat insiden tersebut. Misalnya, konsleting listrik yang mengakibatkan putusnya arus listrik. Jika hal ini terjadi, maka Jockey Pump & Electric Pump akan kehilangan sumber tenaga. Dan dengan demikian system hydrant dipastikan akan benar-benar berhenti bekerja dan kebakaran akan terus berlangsung.

3. Diesel Pump.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, dibutuhkan generator set sebagai sumber tenaga listrik cadangan. Yang mampu menjamin sistem hydrant untuk terus bekerja hingga kebakaran telah benar-benar padam. Sama seperti pompa lainnya, Diesel Pump juga mampu bekerja secara otomatis hanya disaat keadaan dalam kondisi kritis. Karena Diesel Pump mampu mensuplai listrik untuk dirinya sendiri dan perangkat pompa lainnya.

Untuk pengaturan mode dalam hydrant system, semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Melalui Panel Kontrol yang terdapat pada masing-masing pompa. Apakah itu mode manual, mode otomatis, bahkan menyalakan engine pump secara manual. Pada tiap-tiap panel kontrol dilengkapi dengan saklar engine start, engine stop, mode manual, otomatis dan sebagainya. Tanpa mengurangi fungsi utama perangkat itu sendiri sebagai bagian dari perangkat pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

chubb-indoreed

Info Layanan

Saatnya bebas berkonsultasi mengenai petunjuk keselamatan kebakaran, efisiensi pemilihan produk fire safety, yang didukung oleh tim ahli dan spesialis engineer terbaik kami, guna memenuhi International Standard NFPA (National Fire Protection Association).

Telephone

+62 (21) 2988-8363
+62 (21) 3311-1141

Faximile

+62 (21) 2988-8201


Front Office

DBS Bank Tower, Ciputra World One
Jl. Prof. Dr. Satrio, Kav. 3-5, 28th Floor.
____________ Jakarta Selatan - INDONESIA 12940

Marketing Office & Warehouse

Jl. Panti Asuhan Raya No. G1-G2
Jurangmangu Barat, Pd. Aren Bintaro
____________ Tangerang Selatan - INDONESIA


Email


Website

www.indoreed.id

Join now and download william hill casino softwere - wbetting.co.uk